Cara Berkembang Biak Buaya

Di habitatnya buaya termasuk hewan yang paling ditakuti dan menduduki tingkat paling tinggi dalam rantai makanan. Hewan satu ini termasuk hewan pemakan daging (karnivora) yang mempunyai nama ilmiah nama Crocodylidae. Habitat asli dari buaya adalah di perairan tawar meliputi daerah lahan basah, daerah rawa-rawa, daerah sungai dan perairan tawar lainnya. Sebagian juga ditemukan di perairan payau yang sering disebut sebagai buaya muara.

Cara Berkembang Biak Buaya

Buaya sebagai hewan yang mempunyai tulang belakang berkembang biak dengan cara bertelur dan beranak, sebutan dalam dunia biologinya adalah ovovivipar.

  • Proses Perkawinan Buaya

Proses perkawinan buaya secara alami dimulai sekitar bulan Juli sampai dengan Agustus setiap tahunnya. Untuk usia standarnya buaya mulai melakukan perkawinan dalam rentang usia 8 sampai 10 tahun. Ciri-ciri khusus paling mudah dilihat dari buaya yang memasuki masa kawin biasanya akan lebih agresif daripada umumnya.

Seekor betina mulai berusaha mensterilkan daerahnya untuk memastikan tidak ditemukan betina lain agar nantinya sarang yang dipilih bisa aman. Kemudian juga saat akan melakukan proses perkawinan buaya betina sangat ketat dalam memilih pejantan dan tidak mau sembarangan. Karena pada dasarnya buaya memang hewan setia.

  • Masa Kehamilan Buaya

Setelah melalui proses perkawinan yang panjang dengan menentukan pejantan yang pas, buaya akan langsung mempersiapkan tempat khusus berupa sarang untuk menyimpan telur – telurnya kelak.

  • Masa dan Proses Melahirkan Buaya

Buaya akan berusaha keras membuat sarang yang sulit untuk ditemukan predator lain. Meskipun sulit dijangkau, ternyata buaya juga mempunyai daya ingat yang sangat tajam sehingga bisa menemukan kembali sarangnya. Saat proses melahirkan berlangsung buaya bisa mengeluarkan telur antara 10 butir sampai dengan 100 butir.

Untuk proses penetasan sendiri pada umumnya membutuhkan waktu sekitar 80 hari saja. Sayangnya kebanyakan kasus dari sekian banyak telur, hanya 20 persen saja yang mampu menetas. Telur yang tidak mampu menetas, biasanya akan dibantu oleh sang induk dengan meletakkannya di mulut dan digigit secara perlahan guna membantu proses penetasan.

  • Pertumbuhan dan Perkembangan Sampai Dewasa

Dari awal buaya mulai menetas, bentuk buaya akan tetap sama dari balita sampai dewasa. Untuk ukurannya sendiri bervariasi sesuai dengan jenisnya. Ukuran bayi buaya yang baru menetas rata – rata hanya berukuran 20 cm saja. Sedangka ukuran terbesar yang pernah ditemukan mencapai lebih dari 5 meter dengan berat badan sampai dengan 1200 kilogram.

Demikian yang bisa penulis sampaikan pada pembahasan kali ini mengenai cara berkembang biak buaya. Semoga sedikit ulasan di atas bisa membawa manfaat besar dan wawasan baru bagi anda semua yang membacanya. Jangan bosan untuk menebar manfaat baik dan ampai jumpa di pembahasan artikel berikutnya. Terima kasih dan salam dari penulis.