Cara Berkembang Biak Komodo

Komodo merupakan binatang reptil endemik langka yang hanya ditemukan di Indonesia saja, tepatnya di pulau komodo. Komodo kerap dipanggil sebagai kadal besar karena memang mempunyai anatomi tubuh layaknya kadal. Wajib Anda ketahui dalam rangka mempertahankan dirinya, kadal memanfaatkan air liur yang mengandung racun.

Cara Berkembang Biak Komodo

Meski tubuhnya tergolong besar, pada umumnya komodo berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Perkembangbiakan yang dilakukan komodo menggunakan cara seksual dimana posisi komodo jantan dan komodo betina saling melengkapi antara satu dengan yang lain.

  • Proses Perkawinan Komodo

Komodo akan memasuki masa perkawinan saat sudah menginjak usia kisaran antara 6 sampai dengan 10 tahun. Hal ini juga bisa ditentukan pada ukuran tubuh komodo itu sendiri. Untuk masa perkawinannya sendiri tidak sepanjang tahun. Berlangsung antara bulan Mei sampai dengan Agustus saja. Sebelum masa perkawinan berlangsung, untuk mendapatkan seekor komodo bentina, komodo jantan akan berkelahi mengadu ketangkasan. Jika diantaranya menang, komodo tersebutlah yang nantinya akan mengawini komodo betina.

  • Masa Kehamilan Komodo

Setelah masa perkawinan berlangsung, seperti pada umumnya reptil akan mulai mempersiapkan sarangnya guna berlangsungnya proses bertelur. Komodo dengan sigap harus segera memastikan sarangnya aman dari gangguan predator kanibal. Pasalnya komodo tidak membutuhkan waktu yang lama setelah proses perkawinan.

  • Masa dan Proses Melahirkan Komodo

Komodo betina akan mulai mengeluarkan telurnya pada bulan September. Tidak membutuhkan waktu lama baginya untuk bertelur setelah melakukan perkawinan. Rentang waktu antara 1 sampai 4 bulanan saja komodo sudah bisa bertelur. Sedangkan proses penetasan atau istilah biologinya inkubasi, biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama yakni antara 8 sampai 9 bulan layaknya manusia.

  • Pertumbuhan dan Perkembangan Komodo Sampai Dewasa

Proses pertumbuhan komodo tidak secepat kadal. Mereka membutuhkan waktu hingga 10 tahun lamanya untuk memastikan kematangan seksualnya. Ukuran tubuhnya sekitar 30 cm saat baru menetas. Meskipun bentuk tubuhnya dari mulai awal penetasan hingga dewasa tidak terdapat perubahan (metamorfosis), namun warna kulitnya mempunyai perbedaan yang sangat jelas.

Komodo muda biasanya memiliki warna coklat kombinasi hijau dengan corak garis yang berguna untuk menyamarkan diri agar tidak menjadi sasaran predator kanibal sesamanya yakni komodo dewasa. Komodo muda akan bersembunyi di balik pepohonan sampai mereka bisa tumbuh dengan baik. Selama itu, maka komodo muda hanya bisa memakan serangga, burung atau pun telur. Seiring pertumbuhan yang semakin besar komodo akan berubah warna kulit menjadi abu – abu tua.

Sedikit pembahasan di atas penulis harapkan akan bisa membantu proses pembelajaran Anda nantinya. Tidak ada ceritanya menjadi bermanfaat itu rugi. Jadi Anda juga wajib menularkan ilmu yang Anda miliki. Terima kasih dan semangat terus untuk belajar.